Dicintai seseorang memberimu kekuatan, mencintai seseorang memberimu keberanian.
Memang, saat dimabuk cinta, seseorang bisa melakukan hal-hal yang tak terduga dan menarik untuk diceritakan.
Suatu hari Mout mendapat kejutan dari suaminya Been yang sedang bertugas di luar kota untuk beberapa bulan.
Kejutan itu berupa satu ikat bunga yang diletakkan di atas meja kerja di kantornya.
Pada kartu ucapan tertera tulisan, “Cintaku padamu akan bertahan hingga bunga terakhir layu.”
Mout bingung dengan maksud dari kartu ucapan suaminya itu.
Ia pun menaruh bunganya ke dalam vas berisi air, menyimpan kartu ucapan,
lalu meletakkan bunganya di ujung ruang kerja.
Hari demi hari berlalu, warna di beberapa bunga-bunga itu mulai berubah.
Sampai akhirnya satu-per-satu batang layu.
Tiap ada batang yang layu, Mout akan membuangnya.
Sampai suatu saat tinggal satu batang yang tersisa di vas tersebut.
Setelah berhari-hari bunga itu tidak kunjung layu, bahkan warnanya masih cerah dan menarik.
Heran, Mout akhirnya mencoba memeriksa bunga terakhir itu.
Ternyata, bunga yang tersisa di vas tersebut adalah bunga palsu.
Suaminya Been dengan sengaja menyelipkan satu bunga palsu di tengah-tengah bunga asli yang diberikannya.
Seketika itu, Mout pun menyadari apa maksud dari pesan suaminya pada kartu itu.
No Comments Yet...